~ welcome to muti's area ~ aku ada, makanya aku ngeblog ~

Tampilkan postingan dengan label Tata Boga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tata Boga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2016

/

Okeeee setelah sekian lama gak nulis (ngetik lebih tepatnya) tentang masak-masakan. Kali ini aku mau berbagi kembali ke seluruh pembaca blog muti tentang masak-masakan. Btw, seneng banget ada banyak email masuk dari dedek dedek SMA yang nanyain "tata boga". Dear dedek dedek, jangan sungkan ya buat nanya tata boga lewat email mutiarakinantip@gmail.com:*

Ngomongin soal masak, jujur aku kalo masak biasa aja pas sebelum kuliah, bahkan bisa dibilang "males banget masak" dan gak pernah kepikiran bisa sampai kuliah yang hubungannya masak. Setelah kuliah di Boga, malah jadi kebanyakan gaya kalo masak wkwk. Gara-gara kuliah di Boga, aku jadi lebih berani buat kombinasi bahan dan rasa. Ya, seenggaknya naik kelas lah urusan masak wkwk. Tapi, aku mengakui kuliah di dunia masak itu emang unik banget, hal detail kayak cara memotong bahan yang benar supaya kerjanya efisien aja juga dipelajari.

Lanjuuuuut~~~
Di postingan ini mohon maaf lahir dan batin gak ngeshare resep, tapi aku bakalan berbagi tahapan bagaimana-ketika-kamu-harus-masak-sendiri. Bagaimanapun juga, aku juga pernah berada di situasi belum bisa masak loooh.

1. Ngitip isi kulkas
Coba dicek isi kulkasnya, ada apa aja sih isinya? Kira-kira mau bikin apa ya hmm...
manfaatkan bahan makanan di dalam kulkas

2. Cari resep
Berbahagialah sekarang para pengguna smartphone bahwasanya ponsel kamu otomatis juga akan smart mencari resep. Gak kayak dulu, liat resep mesti liat buku. Sudah cek isi kulkas? Sudah menentukan mau pakai bahan apa untuk masak? Kalau sudah, silakan ketik nama bahan yang ada di dalam kulkasmu pada mesin pencari otomatis. Akan semakin baik kalau di ponselmu sudah ada aplikasi berbasis kuliner.

3. Persiapan Bahan dan Alat
Bahan oke, resep oke. Nah, sekarang kamu harus pandai mempersiapkan bahan makanan yang akan kamu masak. Alangkah baiknya jika bahan makanan tsb dicuci terlebih dahulu baru setelahnya dipotong atau dikupas. Bahan makanan memiliki beberapa zat gizi yang larut dalam air, sehingga kalau kamu sudah memotong ataupun mengupas bahan duluan, kemungkinan besar zat di dalam bahan akan lebih banyak yang larut karena penampang bahan lebih luas yang terkena air. Btw, kalau mau mencuci bahan makanan jangan lupa di air menggalir dan jangan lupa kamu sudah cuci tangan dulu ya sebelumnya!
dicuci dulu sebelum dikupas
 
Setelah itu, pastikan alat dapur yang akan kamu pakai sesuai dengan masakan yang akan kamu buat. Kalau tumisan/ menggoreng/ menggunakan air sedikit lebih baik menggunakan wajan. Kalau masaknya perlu menggunakan air yang banyak pakai panci. Jangan sampai ketuker ya! Oiya, perhatikan juga penggunaan kompor gasnya. Di cek kembali kalau gasnya aman dan kompor oke supaya meminimalisir terjadinya kebakaran.

4. Berani dengan rasa dan diicipi
Waktunya eksekusi alias masak. Langkah ini sebenernya udah gampang, kamu tinggal ngikutin cara memasak dari resep yang udah kamu cari sebelumnya. Sering kali orang takut untuk memasukan takaran bumbu ataupun perasa. Cara terbaik untuk mengatasi ini adalah "pede". Eits, meskipun berani tapi juga liat-liat alias "mikir" untuk menambah perasanya ya. Secara umum, hal ini sering terjadi saat mau menambahkan garam. Oleh sebab itu, masukan takaran garam sekiranya "secukupnya", aduk perlahan, kemudian coba diicipi menggunakan sendok. Jadi, ketika rasa asin masih dirasa kurang, dapat ditambahkan lagi garam sedikit demi sedikit hingga mendapatkan rasa yang diinginkan. Hal ini juga terkadang berlaku pada penambahan gula ataupun lada bubuk loh, jadi gak cuma garam aja nih. Intinya kita juga dituntut untuk bernalar takaran ketika memasak.

Kepoin juga: Kulineran di Rumah

5. Lihat waktu pemasakan
Masak itu butuh waktu, yap. Sayur identik dengan waktu pemasakan yang singkat sehingga cuma sebentar aja. Daging, ikan, ayam, dll biasanya memang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan tekstur empuk, semakin besar potongan daging maka akan semakin lama loh proses pemasakannya.

6. Penyajian
Telur dadar siram kecap
Selain rasa, sebuah masakan juga harus eye catching agar yang melihatnya merasa tergoda untuk memakannya. Gak perlu yang sampai ribet banget, cukup dihias dengan irisan cabe ataupun beberapa jenis sayuran seperti selada, irisan wortel, kemanggi juga bisa mempercantik penampilan masakan. Selain ditambahkan hiasan, bisa juga mengakalinya dari penampilan si bahan utama masakan. Misal, kamu membuat telur dadar. Ketika telur dadar sudah jadi, bisa aja nih kamu membuat campuran kecap manis yang dicampur dengan dengan isi irisan bawang dan irisan cabe. Cara penyajiannya simpel, bagi dua telur dadar, dan tumpuk dua bagian menjadi satu, kemudian siram dengan campuran kecap.


Tips and Trick: Mau warna sayur rebusmu cantik? Siapkan air es dulu ya!
Langkah pertama, siapkan panci berisi air (bukan air es, air biasa aja). Pastikan air dalam panci sudah mendidih, tambahkan sejumput garam dan gula, diamkan sebentar. Masukan sayur dan rebus sesuai dengan tingkat kematangan yang diinginkan. Setelah itu angkat dan masukan ke dalam wadah yang berisikan air es. Tiriskan.
Asparagus setelah direbus kemudian dimasukan ke air es


Gimana nih? Mulai tertarik untuk masak sendiri kaaaan? Berani masak sendiri yuk, gampang loh~^^

Jumat, 30 Januari 2015

/

Oke postingan ini sebenernya seharusnya "wisata kuliner di negeri sebrang antah berantah nun jauh disana", tapi berhubung gue jarang wiskul wiskulan *duuuh padahal gue anak Tata Boga T.T*mulai merasa gagal gara-gara jarang wiskulan T.T* akhirnya gue cuma bisa nulis "wiskulan dirumah"..

YA DIRUMAH!!! x""D

Gue selama liburan ini menyempatkan diri buat ningkatin skill soal olah mengolah, gue cuma lagi ga kepengen waktu liburan ini sia-sia~
Well, ga absurd absurd banget sih :3
Udah gitu gue nyoba bikin resep sendiri, Chicken Wing.
Dengan modal tekad dan keabsurdan ilmu-ilmu yang pernah masuk kediri ini jadilah ini~~





Tapi mohon maaf lahir dan batin gue lupa sama resep yang padahal gue bikin sendiri-____- *tolong dicatat ya, bikin sendiri = lupa sendiri* jadinya gabisa gue share deh x'(


Kamis, 15 Januari 2015

/

judul postingan kali ini adalah jengjeng!


Serba-serbi kuliah Tata Boga



sebagai mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di Tata Boga, gue cuma mau berbagi sedikit cerita kuliah di Tata Boga (di Universitas Negeri) sampai ini.

btw, to the point aja yaa wahai kamu yang pengen masuk tata boga:3

- - -

ini lah hal-hal yang akan terjadi jika kalian masuk tata boga~ 

Kamis, 26 Desember 2013

/


Perkembangan yang cepat dari ilmu pengetahuan dan teknologi telah menjangkau keseluruh aspek kehidupan manusia. Perkembangan tersebut telah mendorong manusia untuk berusaha mendapatkan bekal yang memadai untuk menyesuaikan dan menempatkan diri didalam perubahan-perubahan yang tak terelakan.
Nama pendidikan kesejahteraan keluarga dapat diterima sebagai nama pendidikan yang menanggani hal-hal yang berhubungan dengan aspek-aspek kehidupan dan penghidupan keluarga. Sebagai konsekuensi dari dijadikannya keluarga sebagai sasaran utamanya maka jenis pendidikan ini dapat dinikmati wanita maupun pria tanpa membedakan umurnya. Materi pendidikan ini hendaknya dapat dijadikan materi didik untuk mencapai kehidupan pribadi dan kehidupan keluarga yang lebih baik.
Ilmu kesejahteraan keluarga atau pendidikan kesejahteraan keluarga diasumsikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang meningkatkan taraf hidup keluarga dalam rangka mencapai kesejahteraan keluarga secara jasmani dan rohani/lahir dan batin.
Berawal dari 10 Segi Aspek Kehidupan Keluarga atau biasa dikenal sebagai 10 Segi Kehidupan Keluarga, yakni:
  1. Hubungan intra dan antar keluarga
  2. Bimbingan anak
  3. Makanan
  4. Pakaian
  5. Perumahan
  6. Kesehatan
  7. Keuangan
  8. Tatalaksana rumah tangga
  9. Keamanan lahir dan batin
  10. Perencanaan sehat

sering dikepoin

tentang si punya blog

Mutiara Kinanti, seseorang yang menyukai kuliner dan kamu. IG @mutiarak dan e-mail mutiarakinantip@gmail.com yaaa~